Temporary Disconnected

04-24-2009 - Leave a Response

Heya :). I’ve got a new blog — with better mobile-interface — to replace this one.
Here I am now: KOEN.SU.

Advertisements

Dumb & Dumber

01-27-2009 - Leave a Response

Serius. Kalau ada buku “How to overcome dumb people” aku akan langsung beli. Udah kehilangan ide dan akal lama2. Dan aku pikir lama2 aku bisa2 ketularan jadi dumb, dan bisa jadi dumber. Kenapa sih ketotolan harus disebarkan dan ditularkan? Kenapa sih nggak disimpan sendiri ke dalam tengkorak kaku itu.
Tapi … hmmm … aku suka biru warna gunung yang sekali lagi menampakkan diri di selatan. Semacam hiburan kecil, dan mengingatkan bahwa hidup itu indah. Thanks, God :).

Rochadi

01-22-2009 - Leave a Response

Telepon berdenyut. Getar sih. Aku angkat, dan langsung bersalam.
K. Assalaamualaikum
X. Waalaikum salaam. Wah, susah ya menghubungi Bapak.
K. Siapa ya Pak?
X. Saya Yusuf. Nomor Bapak dari Pak Imam.
K. Oh, Pak Imam. (rrrr)
X. Langsung aja ya Pak. Saya baru mau mengembangkan peternakan di daerah Bogor.
K. Peternakan Pak?
X. Iya, peternakan sapi. Tempatnya sudah dapat. Jadi perlu bantuan Bapak.
K. Oh ya. Gimana tuh Pak?
X. Itu, saya perlu bibit sapi yang bagus. Katanya bapak punya informasi.
K. Oh, bibit ya Pak. Wah, soal ini sih kayaknya saya lebih tahu. Saya kira tadi perlu bantuan dibuatkan web peternakan Pak.
X. Bukan Pak. Saya perlu bibitnya. Ini Pak Rochadi kan?
K. Bukan Pak :).
Finish.

QS 5:82

01-16-2009 - Leave a Response

Sesungguhnya kamu dapati orang-orang yang paling keras permusuhannya terhadap orang-orang yang beriman ialah orang-orang Yahudi dan orang-orang musyrik. Dan sesungguhnya kamu dapati yang paling dekat persahabatannya dengan orang-orang yang beriman ialah orang-orang yang berkata: “Sesungguhnya kami ini orang Nasrani.” Yang demikian itu disebabkan karena di antara mereka itu terdapat pendeta-pendeta dan rahib-rahib, karena sesungguhnya mereka tidak menyombongkan diri. (QS. 5:82)
— Pembukaan khutbah Jumat siang tadi

Februari November

01-11-2009 - Leave a Response

Baca blog Ronny yang lain: ronny.wordpress.com, tempat doi sibuk mengkoreksi kesalahan berbahasa di Bahasa Indonesia dan English, tanpa bosan. OK, aku juga nggak akan bosan untuk mengingatkan bahwa menurut ejaan yang baku, bulan depan adalah bulan Februari, bukan Pebruari. Dan bulan 11 adalah November, bukan Nopember. Terutama temen2 di Telkom: kalau bikin surat resmi, jangan mempermalukan perusahaan ya :). Februari, November, ingat 🙂

Krassi Moroninov

01-09-2009 - Leave a Response

Yang ini beberapa kali ditulis di site kun.co.ro; tapi aku belum bosan mengulangi. Waktu Scott Adams masih cerdas dan Dilbert masih lucu, Adams pernah menulis gini. Kita dikelilingi orang-orang yang bodoh dan gila. Dan umumnya orang-orang macam itu tak akan sadar bahwa mereka bodoh atau gila. Bagaimana caranya mereka bisa sadar? Kan mereka bodoh dan gila. Ini seharusnya membuat kita berpikir bahwa mungkin sekali kita juga bodoh dan sekaligus gila dan sekaligus juga tidak bisa menyadarinya. Jadi sadarilah.

Krassi Moroninov

Keroncong di Kantor

01-09-2009 - Leave a Response

Coba catat beberapa hal yang bikin kita nggak betah hidup. Lagu2 Nike Ardilla, zaman dulu (atau misalnya Peterpan di masa kini), atau bau balsem di kereta, atau lagu keroncong di kantor. 99% waktu sih, hal2 kayak gitu membuat kita bahagia bahwa hidup itu tidak abadi. Tapi kalau sering asik memutar frame (sengaja atau tak sengaja), kadang kita menemui bahwa kita sesekali memiliki minat hidup yang berbeda. Lagu Nike Ardilla mendadak pas di sebuah bis kelas ekonomi tanpa AC dari Bandung ke Jakarta sebelum ada jalan tol, bersaing dengan bising suara bis dan angin. Bau balsem pernah terasa pas waktu aku bener2 pusing di perjalanan. Ntah siapa yang pakai, tapi baunya jadi enak :). Dan hari ini, keroncong di kantor mendadak terasa menenangkan badan yang tegang dan pikiran yang serasa selalu dikejar tumpukan pekerjaan beberapa minggu terakhir. Hehe, kerasin donk, Pak …

True, Lie, BS

01-07-2009 - Leave a Response

Menemukan pembandingan menarik dari Bad Science. Ada orang jujur, ada pembohong, dan ada bullshit. Orang jujur mencari hal yang benar dan meneruskan hal yang benar. Pembohong mengetahui hal yang benar, tetapi menceritakan hal yang berlawanan. Para bullshit tidak mau tahu apa yang benar dan apa yang salah — mereka bisa mengucapkan apa saja atau menulis apa saja untuk menjual diri. Mereka tak peduli soal selain itu.